Seminar Nasional Teknologi Kimia Aplikatif 2014

Screenshot_2014-09-13-10-43-53-1Screenshot_2014-09-13-10-44-11-1Screenshot_2014-09-13-10-43-44-1

Advanced Material : Pendayagunaan Biodiversitas Indonesia untuk Keberlangsungan Material Maju”

Hari Sabtu tanggal 21 Juni 2014, bertempat di Auditorium Sylva Pertamina IPB, telah diselenggarakan kegiatan rutin tahunan departemen Kimia IPB, Seminar Nasional Kimia Aplikatif atau  yang biasa dikenal dengan nama SENSITIF. Kegiatan ini telah 6 tahun berturut-turut dilaksanakan dengan tujuan memperkenalkan aplikasi bidang kimia di kehidupan sehari-hari kepada masyarakat luas. SENSITIF 2014 mengusung tema “Advanced Materials: Pendayagunaan Biodiversitas Indonesia untuk Keberlangsungan Material Maju”. Dengan dihadiri oleh puluhan peserta dengan dominasi mahasiswa kimia IPB, seminar dibuka oleh tari saman bidikmisi IPB dan MC Galih dan Pristy dari Departemen Biokimia dan Ilmu Komputer FMIPA IPB.  Pembukaan resmi dibuka oleh Drh. Hj. Sulistiyani, M.Sc. Ph.D sebagai sekretaris FMIPA IPB dengan memukul gong yang diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana, Abdillah Hisyam; Wakil Departemen Kimia IPB, Dr. Dra. Eti Rohaeti Azis, MS ; dan Wakil FMIPA IPB, Drh. Hj. Sulistiyani, M.Sc. Ph.D.  Seminar diawali oleh pembicara Dr. Eng. Abu Khalid Rivai, M. Eng. yang membawakan materi berjudul “Material Maju: Potensi Bahan Baku di Indonesia dan Kebutuhannya untuk Pengembangan Energi Nuklir Masa Depan”. Beliau merupakan peneliti di BATAN yang konsen pada bidang material maju dan nuklir. Seminar dimoderatori oleh Ade Suherman SSi., alumni Kimia IPB angkatan 46. Antusias peserta telihat dari banyaknya pertanyaan setelah materi dibacakan. Pembicara kedua menghadirkan Dr. Ir. Kiagus Dahlan selaku Ketua Masyarakat Biomaterial Indonesia yang membahas materi mengenai biomaterial dengan judul “Development of Eggshells-Based Bone Substitute Biomaterial”. Seminar kembali dimoderatori oleh Ade Suherman SSi. dan peserta kembali terlihat antusias dengan materi biomaterial. Dalam seminarnya, Dr. Ir. Kiagus Dahlan menjelaskan bahwa kulit telur yang biasanya dibuang begitu saja dapat menjadi teknologi biomaterial yang sangat menguntungkan. Materi yang dibawakan kedua pembicara menambah pengetahuan tentang apa itu material maju, apa manfaatnya, dan bagaimana pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari.  Tidak hanya disuguhi pengetahuan baru, peserta seminar juga mendapat hiburan dari akustik Biokimia yang membawakan 3 lagu menemani sesi coffee break peserta. Acara kemudian dijeda dengan ishoma dan dilanjutkan kembali dengan sesi ketiga yaitu seminar pemakalah oral.

Berbeda dari tahun sebelumnya, SENSITIF 2014 membuka pendaftaran untuk seluruh mahasiswa diploma, sarjana, dan pasca sarjana untuk memprentasikan sebuah makalah oral yang berkaitan dengan tema SENSITIF 2014. Tahun ini, sebanyak 4 orang pemakalah oral yang berasal dari S1 Kimia IPB mempresentasikan 3 materi penelitian mereka mengenai material maju dalam SENSITIF 2014. Pemakalah oral tersebut adalah Evi Ratnasari yang mempresentasikan materi berjudul Pembuatan dan Pencirian Plastik Biodegradabel Pati Singkong dengan Modifikasi Natrium Alginat, Limonena, dan Selulosa; Karina Dania Agusta dengan materi berjudul Pembuatan dan Pencirian Plastik Komposit Pati Tapioka, Natrium Alginat, dan Limonena Terplastisasi Sorbitol; serta Vallian Ghali dan Ahmad Hawari Assufi yang mempresentasikan materi mereka berjudul Membran Komposit Polisulfon Tersulfonasi-Kitosan untuk Aplikasi Direct Methanol Fuel Cell (DMFC). Seminar oral dimoderatori oleh Ahmad Hassan, mahasiswa S1 Kimia IPB angkatan 48. Konsep baru SENSITIF 2014 yang menghadirkan pemakalah oral dapat menjadi ajang mahasiswa untuk melatih public speaking mereka saat seminar penelitian untuk kelulusan. Setelah semua sesi seminar selesai, acara kemudian ditutup resmi oleh Pak Zulhan Arief, SSi, MSi. sebagai perwakilan Departemen Kimia IPB.  Akustik KIMIA IPB  menjadi penutup SENSITIF 2014, membawakan dua lagu yang diselingi prakata dari ketua pelaksana. SENSITIF 2014 diakhiri dengan salam dari MC dan pembagian sertifikat di luar ruangan.

Leave a Reply