Kementerian Lingkungan Hidup – Earth Hour

Pada bulan Januari, telah terpilih sebelas anggota KLH melalui proses seleksi yang diadakan BEM KM. Sejak saat itu, KLH merumuskan visi dan misi serta arahan kerja selama masa jabatannya. Visi besar yang dicanangkan oleh KLH BEM KM IPB 2013 adalah ‘Strategis Lingkungan Menuju IPB Emas’.

Sejalan dengan visinya, KLH BEM KM IPB 2013 menyusun rancangan kerja yang meliputi bidang strategis, kaderisasi, dan event. Bidang strategis ditujukan untuk menghimpun dan menjembatani advokasi mahasiswa terkait sarana dan sistem lingkungan, yang direalisasikan melalui kegiatan Forum Lingkungan. Bidang kaderisasi terdiri dari Pejuang Lingkungan, yaitu kegiatan yang menghimpun dan mendidik mahasiswa yang mempunyai passion dalam menyelesaikan persoalan lingkungan di IPB. Sedangkan bidang event terdiri dari rangkaian kegiatan Green Festival  yang menjadi puncak acara bertemakan lingkungan se-IPB. Beberapa kegiatan asosiatif yang juga akan dilaksanakan adalah peringatan Hari Adiwiyata (hari besar nasional dan internasional bertemakan lingkungan) serta Gerakan Babakan Bersih.

Kegiatan pertama yang dilakukan oleh KLH adalah kampanye Earth Hour di kawasan Sempur, pada tanggal 27 Januari 2013. Kegiatan ini diinisiasi oleh Komunitas Earth Hour Bogor dan diikuti oleh komunitas lainnya yang bergerak di bidang konservasi dan lingkungan. Selanjutnya, kampanye Earth Hour juga dilakukan di dalam kampus IPB. Secara mandiri, KLH turut merancang kegiatan Earth Hourpada tanggal 23 Maret 2013 di dalam kampus IPB. Hal ini bertujuan agar seluruh mahasiswa IPB dapat lebih mudah untuk berpartisipasi dalam gerakan hemat energi dan ramah lingkungan. Maka, kampanyeEarth Hour juga gencar dilakukan KLH di dalam kampus dengan sasaran seluruh mahasiswa IPB. Kegiatan ini juga tidak terlepas dari bantuan Earth Hour Bogor.

Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekitar kampus, KLH akan memperingati Hari Air Internasional dengan mengadakan kegiatan bersih-bersih sanitasi di Jalan Babakan Raya. Kegiatan ini akan melibatkan pihak lainnya seperti Himasper, DKM Al Hurriyah, dan instansi Desa Babakan.

Demi mewujudkan peran dalam menangani permasalahan lingkungan kampus, KLH  berupaya menghimpun lembaga kemahasiswaan (LK) dan komunitas berbasis lingkungan se-IPB dalam Forum Lingkungan. Sebagai langkah awal menuju Forum Lingkungan, telah dilakukan dua kali rapat koordinasi yang dilaksanakan pada tanggal 3 Maret dan 18 Maret 2013. Selanjutnya, rapat koordinasi akan lebih difokuskan untuk membahas tiga masalah lingkungan yang utama dihadapi IPB, yakni pengelolaan sampah, kesehatan, dan sumber daya alam. Kedepannya, berbagai kegiatan masing-masing LK dan komunitas yang tergabung dalam Forum Lingkungan akan dijadikan sebagai rangkaian acara dalam mewujudkan IPB sebagai Green Campus. Kegitan ini juga akan menginisiasi Green Ethic, atau etika ramah lingkungan dalam kehidupan berorganisasi.

Tidak hanya kegiatan yang bersifat insidental, KLH juga secara rutin melaksanakan rapat kementerian yang diadakan setiap hari Senin jam 17.00, dan rapat koordinasi dengan DPM KM IPB (setiap hari Senin pertama diawal bulan).

KLH juga turut berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan lintas kementerian dan biro di BEM KM, serta lembaga kemahasiswaan, komunitas, dan instansi di luar BEM KM. Beberapa kegiatan di luar BEM KM yang pernah diikuti yaitu Diskusi Pakar Kebencanaan di Jabodetabek (IPB, 12 Februari 2013), Peluncuran buku ‘Demi Bumi, Demi Kita’ (Jakarta, 16 januari 2013), Diskusi Rabuan KAMMI dengan tema: ‘Aku ingin sehat, begitupun lingkunganku’ (IPB, 6 Maret 2013), Seminar dan Lokakarya DAS Cisadane oleh De Tara Foundation (Bogor, 10 Maret 2013) , dan berpartisipasi dalam verifikasi

KLH_earth-hour

Open House IPB 2015

Kantor Hukum Promosi dan Humas (KHPH) Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan Open House IPB, Sabtu (21/2) di Gedung Graha Widya Wisuda (GWW), kampus IPB Dramaga Bogor. Acara yang dibuka untuk umum tersebut dikunjungi lebih dari tiga ribu orang yang melakukan pendaftaran secara online. Kegiatan ini merupakan salah satu event besar yang bertujuan untuk memperkenalkan IPB kepada siswa SMA.

Acara ini terbagi menjadi dua sesi yang berisikan talkshow dan expo Fakultas dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di IPB. Dalam sesi talkshow dipaparkan prestasi dan inovasi IPB di bidang pertanian. Sedangan pada sesi expo Fakultas dan UKM diisi oleh berbagai macam bidang seperti sains, seni budaya dan olahraga, hingga informasi mengenai jalur masuk serta beasiswa yang bisa didapatkan di IPB.

Para pengunjung dapat dengan bebas mencari berbagi informasi tentang IPB, dengan mengunjungi berbagai macam stand yang tersedia. Mereka dapat bertanya mengenai jurusan, bidang keahlian, hingga prospek kerja lulusan IPB. Pengunjung juga mendapatkan informasi tentang penyaluran minat dan bakat mahasiswa IPB.

Kepala KHPH IPB, Ir.Yatri Indah Kusumawati, M.Si menjelaskan, “Kami ingin mempromosikan IPB dengan cara yang inovatif dan terbuka, dengan harapan para siswa yang mengunjungi acara ini bisa mendapatkan gambaran jelas mengenai IPB tanpa ada sekat yang membatasi proses transfer informasi. Mereka dapat bertanya kepada mahasiswa secara langsung. Selain itu, pengunjung juga bisa mengetahui kondisi kampus yang ada seperti apa”.

Acara ini diselenggarakan atas kerjasama KHPH dengan duta promosi IPB. “Konsep acara ini dibuat agar para siswa tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai IPB, termasuk kegiatan mahasiswa yang ada selain perkuliahan,” ujar Amaris Orwin Yahya selaku ketua panitia.

Ribuan pengunjung yang menghadiri acara ini datang dari berbagai daerah, Elfa, salah satu pengunjung yang merupakan siswi SMAN 1 Majalengka, Jawa Barat mengaku mendapatkan manfaat dari acara ini, “Dengan ikut acara ini saya lebih banyak mendapat informasi. Dengan begitu saya lebih yakin untuk mendaftar di IPB” ujarnya. (AS/news.ipb.ac.id)

OH 1

OH 2

OH 3

OH 4

OH 5

Presiden Akan Hadir di Puncak Dies Natalis IPB Ke-50

Memperingati Dies Natalis ke 50 Institut Pertanian Bogor akan mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk hadir dalam acara puncak peringatan ulang tahun emas perguruan tinggi negeri tersebut.
“Puncak Dies Natalis IPB jatuh bulan September, tempatnya minggu pertama bulan itu akan digelar Sidang Senat dengan mengundang Presiden SBY,” kata Ketua Panitia Dies Natalis ke 50 IPB, Meika Syahbana Rusli, dalam acara peluncuran peringatan Dies Natalis ke 50 IPB, di Kampus Dramaga, Kabupaten Bogor, Jumat.
Meika menjelaskan, dalam sidang senat tersebut Presiden SBY akan menyampaikan orasi ilmiahnya yang berkaitan dengan pertanian dan pembangunan.
Seperti pada tahun lalu, peringatan Dies Natalis ke 49 IPB yang dihadiri Wakil Presiden Boediono yang menyampaikan orasi ilmiahnya yang berjudul “Transformasi struktural sektor pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan nasional”.?
“Sesuai dengan tema Dies Natalis ke 50 IPB “Pengarusutamaan pertanian dalam pembangunan berkelanjutan” IPB mengundang Presiden sebagai kepala negara yang memiliki kewenangan penuh dalam pembangunan,” kata Meika.
Meika menyebutkan, rangkai peringatan Dies Natalis ke 50 IPB dimulai awal Maret ini dengan peluncuran logo ulang tahun emas IPB ke 50 tahun yang disayembarakan diikuti oleh civitas akademika.
Selain rapat senat yang mengundang Presiden, puncak acara Dies Natalis juga akan digelar pertemuan rektor perguruan tinggi pertanian dunia di IPB.
“Di hari bersamaan dengan rapat senat Dies Natalis, juga digelar forum rektor perguruan tinggi pertanian dunia, dimana IPB menjadi salah satu mitranya, terpilih menjadi tuan rumah,” kata Meika.
Rangkaian acara peringatan Dies Natalis ke 50 IPB lainnya seperti, peluncurkan buku Peringatan 50 tahun IPB, inovasi expo, bhakti sosial, pertandingan olah raga, malam seni dan budaya.
 
(MFA) sumber: antaranews.

Sains dalam seni

Bosen belajar tentang sains tapi harus melulu dari buku?

Kali ini, kamu bisa nyobain sensasi belajar melalui film yang kece kece.
Akhir-akhir ini sedang nge tren ”ART THAT SPEAKS ABOUT SCIENCE”

Masih inget sama film interstellar yang nge hits banget beberapa waktu lalu? Masih inget teori relativitas gak, chems? Itu loh teori yang dikemukan oleh Albert Einstein yang terbagi menjadi dua teori, yaitu relativitas umum dan relativitas khusus.

Berdasarkan teori relativitas tersebutlah nolan bersaudara, yaitu Jonathan Noland dan Christopher Nolan membuat sebuah film kolaborasi kelima mereka, yaitu Interstellar (2014). Interstellar menceritakan masa tentang apocalypse di bumi dengan waktu yang semakin sempit untuk bertahan hidup hingga NASA akhirnya mengurus para penjelajah untuk berpergian di luar galaksi untuk mengetahui apakah masih ada sebuah tempat atau universe yang layak untuk dijadikan tempat hidup oleh para manusia.

Dari film ini kita banyak diingatkan kembali dengan ilmu-ilmu sains yang beberapa dipelajari di masa sekolah dan perkuliahan. Sebenernya lebih asyik ya kalo belajar melalui film gini? Ya gak sih? hehehe

Selain interstellar, ada lagi film yang membahas tentang sains. Buat kamu yang diem-diem hobi ilmu fisika, ada film yang merupakan biografi Stephen Hawking, berjudul Theory of Everything. Tapi kayanya film ini lebih ke kisah cinta nya stephen hawking. Cuma ya boleh lah buat referensi tontonan yang cukup berilmu sains hehehehe. sok di cek trailer nya https://www.youtube.com/watch?v=Salz7uGp72c

Dari tadi tentang fisika, mau tau yang berhubungan dengan kimia? Ada! Tapi yang akan mimin share disini merupakan TV Series, bukan film.
Judulnya, Breaking Bad.

tentang apa sih Breaking Bad?

Tentang seorang guru kimia berusia 50 tahun bernama Walter White yang didiagnosis menderita kanker paru-paru. Dokter memprediksi umur Walt tinggal 2 tahun lagi. Gaji guru kecil, part-time di tempat cuci mobil juga gak membantu banyak.Cicilan rumah masih banyak, anak pertama bentar lagi kuliah, anak kedua bentar lagi mau lahir. Sadar akan umurnya yang pendek, dengan mengandalkan ilmu kimianya, Walt memutuskan membuat, dan mendistribusikan methamphetamine. Walt akhirnya menjadi kriminal karena ia butuh uang dalam jumlah banyak, dan cepat, untuk masa depan keluarganya.
Untuk namatin series ini, terdiri dari 5 season.

Selamat menikmati 😀

Semaraknya SPIRIT 2013

Gedung Pusat Olahraga, Gymnasium IPB, menjadi salah satu saksi bisu ajang TERspektakuler abad ini di kalangan FMIPA IPB. Tanggal 15 April 2013, pukul 19.00 WIB, secara resmi dan simbolik kegiatan ini dibuka oleh Ibu Yulis, salah seorang dosen perwakilan FMIPA.

Tepat pukul 19.00 WIB masing departemen FMIPA, mulai dari G1-G8 masuk secara bergantian menuju tribun Gym, dengan sorak sorai menghebohkan dan menggemparkan semangat se-IPB. Tak kalah, masing-masing juga memiliki atribut uniknya dan maskotnya.

Setiap mahasiswa harus melakukan registrasi di meja panitia terlebih dahulu, dan langsung memasuki Gym IPB tersebut. Tampak betapa gemparnya semangat mereka, penuh kreativitas, selalu bersinergi. Dihadiri oleh dosen-dosen dari FMIPA IPB, acara pembukaan SPIRIT 2013 ini berlangsung begitu meriah dan menakjubkan.

Dibuka oleh dua orang MC, yaitu Pristy dari Dept Imu Komputer dan Dhika. Berusaha mengundang tawa dan semangat para saintis, dan membenarkan bahwa saintis juga bisa dan pasti bisa unggul di bidang olahraga, tak hanya di bidang science nya.

Pembacaan Ayat Suci Alquran oleh Saudara Taufiq dari Dept Statistika. Dilanjutkan dengan sambutan dari Perwakilan Dekanat, kemudian Ketua Pelaksana, Imam S (MAT48),dan Ketua BEM FMIPA, Edo Rahardi (KOM47).

Acara hiburan pun semua tak kalah serunya, dan dapat mengguncangkan seisi Gym malam tadi. Mulai dari dance, perkusi, lantunan lagu-lagu oleh seorang singer dari Dept GFM.

Dua jempol untuk panitia SPIRIT 2013, tapi usaha kalian tak sampai di sini sahabat, masih panjang perjalanan menuju pintu akhir perjuangan. Tapi, kami semua, sahabat sinergi selalu membuka hati, membuka diri untuk selalu memberikan bantuan yang sahabat butuhkan karena kini dan di sini, kita tetap satu, satu visi, mensinergiskan semua aspek-aspek dan unsur-unsur yang berbaur dalam satu reaksi.

IMG_4891

IPB dan UGM Masuk Daftar 200 Kampus Terbaik Dunia

Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) masuk ke dalam 200 perguruan tinggi terbaik di dunia menurut QS World University Rankings by Subject 2013. IPB duduk di peringkat 151-200 berdasarkan penilaian terhadap jurusan Pertanian dan Kehutanan, sedangkan UGM berada di peringkat yang sama, tetapi untuk jurusan Modern Languages.

Kategori bidang Pertanian dan Kehutanan memang baru dimasukkan dalam QS World Ranking pada tahun ini. Untuk bidang ini, IPB sejajar dengan sejumlah perguruan tinggi ternama lainnya di dunia, seperti Murdoch University Australia, Università Cattolica del Sacro Cuore Italia, dan University of Tasmania Australia.

Meski duduk di peringkat yang sama dengan 49 kampus lainnya, IPB menerima dua QS Stars yang menunjukkan sejauh mana universitas tersebut bisa dipercaya. Secara rata-rata, IPB meraih lima bintang untuk sepak terjangnya secara internasional, empat bintang untuk fasilitas dan inovasi, tiga bintang untuk keterlibatan, dua bintang untuk pengajaran dan sumber daya manusianya, serta satu bintang untuk kriteria spesialis.

Selain itu, IPB juga memperoleh penilaian berdasarkan klasifikasi kapasitas mahasiswa, fokus, penelitian, dan usia perguruan tinggi. Dalam hal kapasitas, IPB dimasukkan dalam kategori L dengan jumlah mahasiswa lebih dari 12.000 orang. Pada penilaian fokus, IPB meraih status CO atau pendidikannya dinilai komprehensif secara merata di semua fakultas. Untuk penelitian, IPB meraih status MD atau moderat, sementara untuk usia perguruan tinggi, IPB masuk kategori 4 atau dewasa.

Sementara itu, UGM juga ditempatkan dalam daftar 200 kampus terbaik di dunia berdasarkan penilaian terhadap jurusan Modern Languages. Adapun dalam hal kapasitas, UGM dimasukkan dalam kategori XL dengan jumlah mahasiswa lebih dari 30.000 orang. Pada penilaian fokus, UGM meraih status FC atau pendidikannya dinilai komprehensif secara merata di semua fakultas dan fakultas kedokterannya. Untuk usia perguruan tinggi, UGM masuk kategori 4 atau dewasa. Hanya saja, untuk penilaian terhadap penelitian, UGM meraih status terendah (LO), yaitu terbatas atau tidak ada sama sekali.

Dalam melakukan pemeringkatan, QS World Ranking menggunakan indikator reputasi akademik, kualitas sumber daya manusia, jumlah tingginya kutipan yang dipakai peneliti, indeks H yang digunakan untuk mengukur produktivitas dan dampak dari sebuah karya ilmiah para peneliti dan sarjananya, serta kekuatan spesialisasi pada disiplin ilmunya.